Masjid BERKAH: Jadikan Rumah Ibadah sebagai Pusat Gerakan Pengurangan Sampah
Masjid BERKAH mengubah masjid menjadi pusat pengurangan sampah melalui kolaborasi pentahelix. Dengan menjadikan tempat ibadah sebagai teladan lingkung...
Anak Jalanan Butuh Akses Pendidikan Non-Formal yang Menyenangkan
Anak jalanan sering tak tersentuh pendidikan formal, tetapi kita bisa menciptakan ruang belajar yang menyenangkan dan relevan untuk mereka. Dengan kol...
Kekurangan Guru Pendamping di Sekolah Inklusi, Butuh Sahabat Relawan
Kekurangan pendamping di sekolah inklusi membuka peluang kolaborasi yang bermakna. Dengan menjadi relawan pendamping, kita dapat memberikan dukungan l...
Kelas Kreatif Pasca Bencana: Pulihkan Trauma Anak melalui Seni dan Bermain
Anak-anak korban bencana membutuhkan pendampingan psikologis untuk pulih dari trauma. 'Kelas Kreatif' yang mengintegrasikan seni dan permainan dapat m...
Relawan Pengajar Jelajah: Bawa Pendidikan Non-Formal ke Daerah 3T
Akses pendidikan di daerah 3T masih menjadi tantangan besar, namun juga peluang untuk menyalakan harapan. Pendidikan adalah kunci kemandirian daerah d...
Gotong Royong Pendidikan: Gerakan PSPB Sambung Silaturahmi Donor dan Sekolah
Mari bersama wujudkan pendidikan yang lebih baik untuk 2,92 juta anak Indonesia! Bergabunglah dalam Gerakan PSPB melalui platform pspb.pendidikan.go.i...
Gotong Royong Digitalisasi Data Anak Putus Sekolah untuk Intervensi Tepat
Anak putus sekolah sering tak tertolong karena data mereka tersebar dan tak terpusat. Digitalisasi data melalui gotong royong komunitas—melibatkan rel...
Ruang Belajar Darurat Pasca-Banjir Bandang: Mari Bangun Tenda Harapan untuk Anak-anak
Pasca banjir bandang di Garut, puluhan anak kehilangan ruang belajar. Namun, semangat mereka tak boleh padam. Inisiatif Sekolah Darurat yang digagas p...