Ajak Anak Jalanan Kembali Bersekolah Lewat Kelas Informal Komunitas
Melalui gotong royong, kita bisa mendirikan kelas informal untuk anak jalanan yang putus sekolah. Cukup dengan 1 jam seminggu, sumbangan buku, atau du...
Wujudkan Kota Ramah Generasi: Kampanye 'Kota 15 Menit' & Suara Anak Muda
Artikel ini mengajak kita melihat kembali bagaimana kota dirancang—lebih untuk kendaraan daripada manusia. Konsep 'Kota 15 Menit' menawarkan visi kehi...
Anak Jalanan Butuh Sekolah Alternatif: Relawan Pengajar dan Donasi Buku
Anak-anak jalanan kehilangan akses pendidikan akibat kemiskinan dan keterbatasan fasilitas. Kondisi ini mengancam masa depan mereka, namun kita bisa m...
Koperasi Serba Usaha Desa: Mandiri Lewat Hasil Bumi
Koperasi Serba Usaha Desa di Karanganyar membuktikan bahwa kemandirian ekonomi desa bisa dimulai dari pengolahan hasil bumi. Dibutuhkan kolaborasi dar...
Bimbingan Belajar Gratis di Pesisir: Menyelamatkan Generasi Nelayan
Di pesisir Indramayu dan Probolinggo, banyak anak memilih melaut dibandingkan sekolah karena tuntutan ekonomi. Sebuah inisiatif bimbingan belajar grat...
Laundry Gratis untuk ODGJ dan Lansia di 10 Kota
Laundry Cinta mengajak Anda menjadi bagian dari gerakan kebersihan dan martabat bagi ODGJ dan lansia telantar di 10 kota. Lewat donasi, relawan, atau...
Klinik Keliling Desa: Sehat Tanpa Batas di Papua
Kekurangan tenaga medis di pedalaman Papua dijawab oleh klinik keliling Sehat untuk Papua. Butuh donasi obat, relawan non-medis, dan galang dana ambul...
Kampung Iklim: Menghijaukan Lahan Kritis di NTT
Kampung Iklim di NTT mengajak semua pihak menghijaukan lahan kritis melalui gerakan menanam 10.000 pohon trembesi dan lamtoro. Aksi ini penting untuk...